Tips dan Trik Membuat Visa Schengen Sendiri, Mudah Kok!

Tips dan Trik Membuat Visa Schengen Sendiri, Mudah Kok!
sumber:@oria_hector – unsplash.com

Banyak yang gentar mengurus visa Schengen sendiri karena takut akan ditolak. Dengan persiapan yang matang dan teliti, sebenarnya siapa saja bisa mengurus sendiri visa untuk perjalanan ke negara-negara yang tergabung dalam Perjanjian Schengen ini.

Bila ingin mendapatkan visa Schengen, berikut adalah beberapa tips dan trik agar pengajuan anda disetujui oleh negara penerbit. Apa saja? Simak di sini yuk.




Pilih Negara Penerbit yang Paling Bersahabat

Pada dasarnya pengajuan visa Schengen dilakukan di semua kedutaan negara yang tergabung dalam Perjanjian Schengen, namun tidak semua negara memiliki perwakilan di Indonesia. Karena itu, sebaiknya pilih kedutaan yang ada di Indonesia untuk mempermudah proses pengurusan dan juga menghemat biaya.

Banyak yang memilih untuk mengurus visa Schengen di Belanda karena kedutaannya cukup mudah memberikan izin. Namun anda bisa memilih mengurus visa di kedutaan lain yang paling dekat.




Perlu diingat visa Schengen harus diurus di kedutaan yang menjadi tempat tujuan pertama anda. Atau di negara yang akan menjadi tempat paling lama anda tinggali selama perjalanan di Eropa. Belanda menjadi pilihan banyak orang karena tiket ke Amsterdam cukup terjangkau daripada ke negara lain, dan menjadi titik tengah jika ingin melanjutkan perjalanan ke negara lain.

Cek Masa Berlaku Paspor

Hal ini harus diperhatikan dengan seksama, karena permohonan pengajuan visa tidak akan disetujui jika masa berlaku paspor kurang dari enam bulan lagi. Semua negara penerbit visa Schengen memberlakukan aturan bahwa masa berlaku paspor maksimal tiga bulan sebelum habis. Namun untuk amannya, sebaiknya paspor memiliki masa berlaku lebih dari enam bulan sebelum tanggal habis.

Siapkan Dokumen Pendukung Sesuai dengan Syarat yang Berlaku

Syarat untuk mengajukan visa Schengen cukup banyak, perhatikan setiap detail dengan seksama seperti ukuran pas foto dan kapan waktu pengambilan. Berikut adalah dokumen yang harus disiapkan.

  • Foto 3,5 x 4,5 cm sebanyak 2 lembar
  • Paspor asli dan fotokopi
  • Paspor lama (jika ada)
  • Fotokopi Akta kelahiran
  • Rekening koran dari bank, asli
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Asuransi perjalanan, asli
  • Itinerary lengkap
  • Surat keterangan kerja/bukti memiliki usaha
  • Bukti booking hotel/surat dari kerabat atau teman yang rumahnya akan ditinggali di negara tujuan.
  • Bukti tiket pesawat

Jangan lupa untuk mengisi formulir visa Schengen di website kedutaan yang akan dituju. Ambil juga nomor antrian untuk wawancara secara online, atau bisa bikin perjanjian lewat telepon.

Beli Asuransi Khusus Untuk Visa Schengen

Tidak semua asuransi bisa diterima di negara yang masuk Perjanjian Schengen. Hanya beberapa asuransi terpercaya saja yang bisa menjadi jaminan kesehatan dan keselamatan anda selama di luar negeri. Karena itulah, pilih asuransi terpercaya yang sudah terbukti diterima untuk mengajukan visa Schengen. Salah satunya adalah Asuransi Perjalanan Traveloka yang bisa didapatkan secara online. Pastikan juga bahwa premi yang dibeli cukup untuk memenuhi batas minimal pertanggungan selama di Eropa.

Beri Kesan Baik Ketika Wawancara Visa di Kedutaan

Kesan yang baik selama mengajukan visa adalah poin penting yang kadang terlupa. Pakailah baju sopan dan rapi, dan jangan memakai sandal dalam bentuk apapun ketika wawancara dengan petugas di kedutaan. Dengan kesan yang baik, visa akan lebih mudah disetujui dan selamat liburan di Eropa!

Leave a Reply

Your email address will not be published.