Peraturan Baru Untuk Pengendalian Sampah Bagi Turis

Jelasberita.com| Pemerintah kali ini akan mengeluarkan peraturan baru mengenai pengendalian sampah. Peraturan ini tercetuskan karena banyaknya laporan dari kelautan mengenai sampah, sehingga menyebaban Paus Sperma tewas. Dan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.




Peraturan ini mengenai biaya restribusi yang akan dikenakan kepada wisatawan baik itu wisatawan luar negeri maupun dalam negeri. Nantinya biasa restribusi untuk pengendalian sampah ini sekitar 10 dollar Amerika Serikat untuk wisatawan luar negeri dan 1 dollar Amerika Serikat untuk wisatawan dalam negeri.

Rencananya peraturan ini akan diterapkan pada kota-kota destinasi wisata diseluruh Indonesia, seperti Bali, Labuan Bajo, Banyuwangi dan lain sebagainya.

Biaya restribusi tersebut akan dimasukkan kedalam tiket masuk tempat wisata atau di tempat-tempat penginapan.

Peraturan ini dibuat karena adanya insiden di biota laut mengenai tewasnya paus sperma di perairan Wakatobi. Tewasnya paus ini diindikasi oleh banyaknya kandungan plastik dalam perut paus sperma. Plastik-plastik yang dimakan oleh paus sperma tersebut mencapai puluhan kilogram.




Sehingga peraturan ini adalah bentuk dari langkah keseriusan dari pemerintah mengenai pengendalian sampah. Namun bukan hnaya ini langkah pemerintah. Pemerintah berencana mempromosikan penggunaan dari plastik yang ramah lingkungan yang terbuat dari singkong.




 




Leave a Reply

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Your email address will not be published.