Uang Korupsi Bupati Pakpak Bharat, Diduga Untuk Membantu Kasus Sang Istri

Uang Korupsi Bupati Pakpak Bharat, Diduga Untuk Membantu Kasus Sang Istri

Medan, Jelasberita.com|  Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu ditangkap oleh KPK setelah menjadi tersangka atas kasus suap yang diterimanya. Diduga Remigo menerima suap RP 550 Juta untuk proyek di Dinas Pekerjaan Umum Pakpal Bharat dari para kontaktor. Uang suap ini diterimanya menggunakan perantaan.

Di indikasi ada dua kali pentransperan uang suap , yaitu pada tanggal 16 November 2018 sebesar Rp 150 Juta dan sehari kemudian yaitu pada tanggal 17 November 2018 sebesar Rp 250 Juta.




Uang-uang suap tersebut diberikan melalyi pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) David Anderson Karosekali dan seorang pihak swasta Hendriko Sembiring

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto akhirnya angkat bicara setelah adanya indikasi Polda Sumut yang mendapatkan aliran dana untuk membersihkan kasus (SP2) Made Tirta Kusuma Dewi yang merupakan istri dari Bupati Pakpak Bharat.




Agus Mengatakan, bahwa Uang suap tersebut di duga untuk mengamankan istri beliau yang juga terjerat kasus hukum

Agus menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami dan mempelajari kasus tersebut.

Remigo, David dan Hendriko disangka melanggar Undang-Undang Pasal 12 Huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 55 ayal 1 dan Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Leave a Reply

Your email address will not be published.