Kapitalisasi Pasar & PER Saham

Kapan waktu terbaik untuk mulai berinvestasi saham? Jawabannya, saat ini. Setiap waktu adalah waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi di pasar saham asalkan memiliki horizon jangka panjang. Pertanyaan berikutnya, bagaimana memilih saham? Salah satu cara memilih saham adalah dengan melihat angka Price Earnings Ratio (PER).




PER (PE Ratio) mencerminkan apakah harga saham suatu perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) murah atau mahal, yang dapat dilihat dari membandingkan nilai PER dengan nilai buku perusahaan (book value). Semakin kecil PER Perusahaan Tercatat, menandakan makin murah harga saham, yang menunjukkan, harga saham tersebut memiliki potensi untuk naik menyamai nilai buku perusahaan per saham. 

Jika PE Ratio 10 kali, berarti harga pasar saat ini setara dengan 10 tahun laba bersih perusahaan. Perusahaan dengan PE Ratio 10 kali “lebih murah” dibandingkan perusahaan dengan PE ratio 15 kali.

Semakin tinggi PE Ratio maka semakin mahal valuasi suatu perusahaan dan sebaliknya semakin rendah PE Ratio maka semakin murah valuasi suatu perusahaan. Lantas, berapa PE Ratio yang wajar?

Untuk menyatakan angka PE Ratio sudah terlalu tinggi, terlalu rendah atau wajar pada dasarnya ada beberapa metode. Ada yang menggunakan perbandingan dengan data historis, ada yang menggunakan perbandingan dengan negara tetangga atau negara sejenis dengan ikut memasukkan faktor pertumbuhan laba bersihnya.




Perbandingan dengan data historis dilakukan dengan membandingkan angka saat ini dengan angka rata-rata selama periode tertentu. Jika angkanya di bawah rata-rata, menunjukkan harga saham tersebut lebih murah. Jika di atas rata-rata, maka bisa dikatakan lebih mahal, sedangkan jika berada pada kisaran rata-rata, maka harga saham bisa dikatakan wajar.

Melihat perbandingan dengan negara tetangga dapat dilakukan dengan cara membandingkan PE Ratio Indonesia dengan PE Ratio negara tetangga seperti Thailand, Phillipina, Vietnam, Malaysia, Brazil, India dan negara lainnya. Jika PE Ratio lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara sejenis maka dikatakan harga saham di Indonesia lebih mahal, jika lebih rendah maka dapat dikatakan lebih murah dan apabila berad di kisaran rata-rata dapat dikatakan harga wajar. Perbandingan dengan negara tetangga juga memasukkan perbandingan pertumbuhan laba bersih.




Nilai lain yang dapat digunakan untuk menilai besar kecilnya suatu Perusahaan Tercatat adalah kapitalisasi pasar, kapitalisasi pasar adalah nilai yang menunjukkan harga keseluruhan dari saham perusahaan yang tercatat di BEI.  Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan jumlah lembar saham beredar perusahaan tersebut dengan harga saham perusahaan pada saat ini.

Kapitalisasi pasar sebenarnya merupakan nilai dari saham perusahaan yang beredar di pasar. Karena nilai perusahaan berbeda dengan nilai aset perusahaan, sehingga kapitalisasi pasar sebuah perusahaan tidak menggambarkan nilai aset perusahaan. Kapitalisasi pasar sangat mungkin nilainya lebih besar atau lebih kecil dari nilai aset perusahaan.

Bagi perusahaan publik atau Perusahaan Tercatat, nilai kapitalisasi pasar ini sangat penting karena ia mencerminkan nilai total perusahaan. Semakin besar kapitalisasi pasar, maka semakin mahal perusahaan tersebut dihargai oleh pasar. Sebagai pemegang saham perusahaan, besarnya kapitalisasi pasar perusahaan akan berpengaruh pada nilai kekayaan pemegang saham. Semakin naik kapitalisasi saham perusahaan, semakin besar kekayaan atau nilai aset pemegang saham.

Kapitalisasi pasar dihitung dengan cara mengalikan jumlah saham beredar dengan harga saham di pasar. Data   jumlah lembar saham dapat dilihat situs resmi Bursa Efek Indonesia, atau di situs resmi perusahaan terkait.  (TIM BEI)

 




Leave a Reply

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Your email address will not be published.