Surat Edaran Diterbitkan, PR Tidak ada Lagi

Jelasberita.com| Ketika kita sekolah hal yang tak kan pernah hilang dari ingatan kita adalah Pekerjaan Rumah (PR). Sudah menjadi hal umum, bahwa ketika guru memberikan PR, maka banyak siswa yang mengerutu akan tugas-tugas yang menghalanginya untuk bermain. Pekerjaan Rumah diberikan dengan maksud untuk membuat siswa dapat mengulang kembali pelajaran yang di berikan guru kepada mereka waktu disekolah.




Namun, berbicara dengan pekerjaan rumah (PR), Dinas Pendidikan Kota Blitar, Jawa Timur, mengeluarkan surat Edaran kepada Sekolah untuk melarang guru memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.

Peniadaan pekerjaan rumah ini diharapkan agar siswa dapat memiliki lebih banyak waktu belajar soal pendidikan karakter di likungan keluarga dan masyarakat. Karena untuk sekarang ini, sebagai contoh, siswa  tidak bisa membedakan mana yang daun kunyit dan mana daun salam. Banyak siswa yang memiliki pengetahuan minim yang hanya didapatkan dari lingukang keluarga dan masyarakat.

Seperti dilanseir dari kompas.com (17/7/2018), M Sidik, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Blita mengatakan bahwa kebijakan untuk melarang guru memberikan tugas kepada siswa ini sudah diterapkan pada ajaran tahun lalu. Himbauan ini tahun lalu masih disampaikan secara lisan kepada kepala-sekolah di Blitar, namun dari hasil evaluasi, masih banyak guru yang memberikan PR kepada siswa.

Sidik mengharapkan, dengan ketidakadaan PR ini, maka siswa dapat belajar memasak, bertanam, kesenian, dan kegiatan positif lainny




 




Leave a Reply

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Your email address will not be published.