Tubuh Anak Ini Penuh Luka Bakar Karena Disetrika Ibu Kandung

Kasus penganiayaan terhadap anak kerap kali terjadi di kalangan masyarakat. Hal tersebut juga dialami oleh MR (7) asal Desa Lebakagung, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Tubuh Anak Ini Penuh Luka Bakar Karena Disetrika Ibu Kandung

MR menjadi korban penganiayaan oleh ibu kandungnya sendiri, NS (32). MR kerap dianiaya oleh ibu kandungnya NS dengan menyetrika tubuh korban.

Kasus tersebut diketahui pada Senin (19/2/2018), ketika MR tidak mau mengikuti upacara karena alasan sedang sakit.




Mendengar alasan korban, guru korban langsung memeriksa kondisi korban (MR). Setelah diperiksa, guru korban sangat terkejut melihat banyak luka bakar di sekujur tubuh korban. 

Setelah ditanya apa yang terjadi kepada korban. Korban mengaku tubuhnya sering disetrika oleh ibu kandungnya sendiri.




Mendengar penjelasan dari korban (MR), pihak guru langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang kemudian ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Menurut Kapolres Garut AKBP, setelah mendapat laporan dari guru korban, pihaknya telah mengamankan pelaku.

Pelaku saat ini masih ditahan oleh di ruangan Unit PPA Polres Garut untuk dimintai keterangan.

Untuk mengetahui motif penganiayaan tersebut pihak kepolisian sulit mendapatkan keterangan dari pelaku, karena pelaku sulit diajak berkomunikasi dan padahal pelaku juga tidak mengalami gangguan jiwa. 

“Pelaku tidak mengalami gangguan, mungkin kaget setelah kami amankan,” ungkap Budi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 76C Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang Tindakan Kekerasan terhadap Anak.

“Diancam hukuman 10 tahun penjara,” tambahnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.