Inspiratif, Lahir Tanpa Kaki dan Dibuang Oleh Orangtuanya, Ternyata Pencapaiannya Luar Biasa.

Jennifer Bricker lahir pada tanggal 1 Oktober 1987. Ia lahir tanpa kedua kaki dan letak jantungnya pun berlawanan dengan dadanya. Kaget anaknya lahir 2 cacat bawaan, orang tuanya pun menyerahkan Jennifer untuk diadopsi.




Tadinya semua orang menyangka bahwa hidup Jennifer akan sangat sulit dan penuh tekanan, tapi siapa sangka pencapaiannya sekarang malah membuat semua orang terkagum-kagum!

Orang tua angkat Jennifer, Sharon dan Gerald Bricker membesarkan Jennifer dengan penuh kasih sayang seperti anak sendiri. 

 




Di rumah mereka, Jennifer bebas melakukan apa saja, hanya ada satu peraturan yang harus dipatuhi: “Jangan pernah mengatakan ‘tidak bisa’.”

“Orang tua saya tidak memperlakukan saya dengan berbeda, sehingga saya juga tidak menganggap bahwa saya berbeda”, ungkap Jennifer.




 

Waktu kecil, Jennifer sangat suka berlomba di berbagai perlombaan bola di sekolah. “Ya, saya berada di tengah lapangan bersama dengan semuanya!”

“Saya tahu bahwa saya tidak punya kaki, tapi itu tidak menghentikan saya untuk melakukan apa yang saya inginkan”, tegas Jennifer.

Orangtuanya selalu menyuruhnya untuk tidak boleh mengatakan “tidak bisa”, dan itu membawa efek yang begitu besar dalam hidupnya.

Walaupun tidak mempunyai sepasang, itu tidak lantas membatasi dia untuk mengembangkan bakatnya. Dia bahkan menguasai beberapa olahraga seperti, bola voli, basket, tennis, rollerskating, bahkan bisa senam aerobik dari ketinggian 30 kaki di udara!

Tahun 1996, Olimpiade sedang diadakan di Atlanta. Entah kebetulan atau memang sudah diatur oleh Tuhan, seorang peserta senam artistik berusia 14 tahun bernama Dominique Moceanu menarik perhatian Jennifer.

“Dia sangat kecil, seperti saya”, kata Jennifer.

Jennifer merasa mereka berdua sangat mirip dan itu sangat penting baginya. Tidak ada orang yang mirip dengannya tumbuh besar di sekitarnya. Ia seperti melihat dirinya sendiri di dalam Dominique.

Sejak saat itu, Jennifer pun jatuh cinta pada senam artistik dan memandang Dominique sebagai idolanya. Walaupun tidak punya kaki, ia sukses menjadi pesenam artistik yang handal. 

 

Ia pernah tampil di konser Circus Tour Britney Spears pada tahun 2009. 

Ia juga memenangkan tumbling champion di SMA seprovinsinya. Tahun 1998, ia memenangkan juara 4 dalam olimpiade power tumbling.

Tahun 2017 kemarin, ia juga merilis bukunya sendiri yang berjudul, “Everything is Possible”, menceritakan kisah perjalanan hidupnya dan sebenarnya tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini. Bukunya mendapat sertifikat New York Times bestseller.

Semua orang tidak menyangka bahwa Jennifer yang tidak punya kaki bisa mencapai pencapaian sebesar ini.

Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata idolanya selama ini, peraih medali emas Olimpiade, Dominique Moceanu, adalah kakak kandungnya sendiri! Pantas saja Jennifer merasakan sebuah koneksi yang berbeda dan spesial dengan Dominique.

Setelah keduanya terpisahkan selama puluhan tahun, akhirnya mereka bisa berkumpul kembali. Yang paling kiri adalah sang kakak, Dominique dan paling kanan, Jennifer.

Mengetahui bahwa Jennifer adalah adik kandungnya yang diadopsi oleh orang lain, Dominique pun berkata, “Sebagai kakak, saya merasa sangat bangga kepadanya. Ia benar-benar menggapai impiannya. Terlebih lagi ketika saya tahu bahwa ia melakukan semua itu tanpa kaki. Saya benar-benar terharu. Ketika melihatnya tampil di atas panggung, saya bisa merasakan passionnya terhadap senam artistik.”

Sekarang, Jennifer telah berusia 30 tahun. Ia menikah dengan seorang atlet juga dan dikarunia anak. Walaupun sudah tidak lagi berkompetisi secara profesional, namun ia disibukkan dengan kehidupan keluarga sendiri, mempromosikan bukunya dan memberikan seminar motivasional di berbagai daerah.

Satu kata yang berkesan dari Jennifer yaitu, “Jangan memberi dirimu sendiri batasan, maka kamu akan kaget bahwa kamu sebenarnya bisa melakukan segalanya.”

Semoga menginspirasi sobat Cerpen semua! SHARE artikel inspiratif ini!

Sumber: ntdtv

 




Leave a Reply

Your email address will not be published.