Menangis Terisak-isak! Wanita Ini Ditipu Teman Facebooknya

Media sosial menjadi perantara bertemunya seseorang. Melalui media sosial setiap orang bisa berbelanja, bisa mencari informasi teman-teman lama bahkan media sosial juga bisa mempertemukan orang yang belum pernah bertemu. Salah satu media sosial yang banyak diminati adalah facebook.  

 




Melalui facebook, ada sebagian orang menemukan jodohnya. Namun, melalui facebook ada juga yang malah ditipu.

Kasus penipuan melalui facebok, kini terjadi lagi pada seorang wanita 

Seorang remaja perempuan menangis tak henti-hentinya di mal Ramai Peterongan, Semarang. Tangisan remaja tersebut tentunya menarik perhatian orang-orang yang melintasi jalan mal tersebut.

Melihat tangisan isak remaja tersebut, seorang ibu-ibu penasaran dan menghampiri remaja tersebut.




Saat ditanya, remaja tersebut malah meminjam handphone ibu-ibu yang menghampirinya tadi.

Sang ibu yang penasaran pun langsung bertanya,”Buat apa?” Sambil menangis remaja tersebut mengatakan bahwa ia ingin melihat Facebook seorang temannya.




“Dan akhirnya di paksa cerita, ternyata dia domisili Nganjuk dan datang ke Semarang bersama kenalan di Facebook untuk dikenalkan dengan orangtua teman laki-lakinya tersebut,” tulis seorang pemilik akun Facebook bernama Yuni Rusmini.

Pemilik akun Facebook Yuni Rusmini menceritakan bagaimana gadis tersebut ditipu oleh pria yang baru dikenalnya di Facebook. Yuni Rusmini menceritakan bagaimana awal gadis tersebut ditipu oleh teman pria yang baru ia kenal lewat facebook.

Ketika berada di Ramai, laki-laki tersebut beralasan ingin membeli wajan dan gadis itu disuruh untuk melihat-lihat sepatu di sekitaran Ramai. Setelah gadis itu selesai melihat sepatu di Ramai, ia hendak menghampiri pria tadi. Saat dilihat ternyata pria yang baru ia kenal itu menghilang dan tidak balik lagi.

Motor yang dibawa oleh gadis tersebut pun hilang bersama dengan dompet yang juga ada dalam motor yang dibawa kabur. Setelah mendengar cerita sang putri, ibu kandung dari remaja yang ditipu tadi langsung mengajak puterinya melapor ke kantor polisi, Polsek Candisari dan dirujuk ke Poltabes untuk ditindaklanjuti.

Dari kisah remaja tersebut, kita bisa mengambil pelajaran untuk jangan terlalu mudah mempercayai orang yang  baru kita kenal. 




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.