Presiden Jokowi Serahkan KIP di Kupang, Seorang Siswa Dapat Laptop

Setelah mendarat di Bandar Udara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung menuju SMK Negeri 3 untuk menyerahkan Kartu Indonesia Pintar.




Sebanyak 1.148 siswa SD, SMP, SMA, SMK, dan peserta program kesetaraan yang diwakili secara simbolis oleh 12 siswa menerima KIP dalam kesempatan ini.

KIP untuk anak SD sebesar Rp 450 ribu, SMP sebesar Rp 750 ribu, dan SMA/SMK sebesar Rp 1 juta. Presiden Jokowi meminta, dana tersebut hanya boleh digunakan untuk keperluan pendidikan, seperti seragam, buku, sepatu, maupun tas sekolah.

“Begitu tahu dipakai untuk beli pulsa, kartunya dicabut ya, enggak boleh” tegas Presiden Jokowi.

Kepala Negara juga meminta para siswa agar rajin belajar. Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat masa sekolah dulu agar lebih pintar dari anak yang lain.




“Anak-anakku semuanya, sekali lagi anak-anakku semuanya harus rajin belajar karena ke depan persaingan semakin ketat yang kita hadapi. Persaingan SDM, sumber daya manusia antar negara saling bersaing. Jadi kalau anak anak tidak belajar nanti kita akan kalah bersaing dengan negara-negara lain” tutur Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga memberikan sepeda kepada beberapa siswa yang bisa menjawab pertanyaannya. Salah seorang siswa awalnya digoda Presiden dengan tidak langsung diberikan sepeda. Ketika ditanya ingin hadiah apa, dia tidak meminta hadiah sepedanya namun minta ditukar dengan laptop. Presiden pun menyanggupi dan berjanji akan memberikannya besok karena tidak membawa laptop.




“Sepeda enggak mau, mintanya laptop. Ya udah, saya beri laptop untuk Ade, ya. Karena enggak bawa laptop nanti saya antar ke rumah atau ke sekolah, paling lama besok sudah sampai pasti” ucap Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Provinsi NTT Frans Lebu Raja.




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.