Ternyata Ini Yang Membuat Kevin Liliana Jadi Pemenang Miss International 2017

Kevin Liliana perwakilan Indonesia di kontes kecantikan Miss International 2017 menjadi sorotan dunia setelah gadis kelahiran 5 Januari 1996 itu dinobatkan sebagai pemenang pertama Miss International 2017.

Kevin menggantikan Miss International 2016, Kelly Ferzosa yang berasal dari Filipina.

Kevin mampu mengalahkan 65 wanita yang menjadi perwakilan dari sejumlah negara dalam ajang yang malam finalnya diselenggarakan di Tokyo Dome City Hall, Tokyo, Jepang, Selasa (14/11/2017).

Dalam siaran pers, kevin mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan yang dicapainya. Kemenangan ini saya persembahkan untuk Indonesia yang telah mendukung saya, ucap Kevin.




Kevin yang dikenal memiliki sifat yang sangat baik dan ramah menjadi salah satu alasannya menjadi pemenang Miss International 2017.

Sebelum dinyatakan pemenang, Kevin Lilliana bersama tujuh finalis lain yang masuk babak delapan besar diminta untuk berpidato. Kevin pun tampil di atas panggung dengan percaya diri berbicara mengenai Bhineka Tunggal Ika. Sementara finalis lainnya banyak membahas mengenai kebahagiaan, perdamaian dunia dan kesejahteraan. Memberikan pidato mengenai Bhineka Tunggal Ika dengan penampilan yang sangat memukau membawanya menjadi pemenang Miss International 2017.

Penampilan Kevin saat memberikan pidato mengenai Bhineka Tunggal Ika berhasil memukau juri dan penonton Miss International 2017.

Berikut pidato lengkap Kevin Lilliana saat malam final Miss International 2017:

“Bhineka Tunggal Ika adalah filosofi dari negara saya. Berbeda-beda tapi tetap satu jua. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keragaman budaya, bahasa dan kepercayaan. Itulah sebabnya saya sangat percaya dengan bersatu dalam keberagaman. Dunia ini sendiri adalah tempat yang indah, karena adanya keberagaman bukan keseragaman. Jika saya menjadi miss international, saya akan sebarkan nilai positif ini, yaitu untuk menerima dan menghargai perbedaan yang ada, karena saya tahu setiap negara memiliki budaya, karakter dan identitas masing-masing. Oleh karena itu, ayo kita buat solusi terbaik dengan mempelajari, memahami dan menghargai satu sama lain.”

 

 




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.