Bursa Saham Arab Saudi Ikut Terimbas Pasca Aksi Bersih-Bersih

Pasar saham Arab Saudi anjlok, setelah lembaga anti korupsi menangkap sebelas pangeran yang terlibat rasuah. Selain sebelas pangeran, sejumlah menteri aktif serta mantan pejabat, dan beberapa pengusaha juga diduga terlibat rasuah.

Dilansir dari laman Reuters. Minggu (5/11), setelah aksi bersih-bersih itu, indeks ekuitas Arab Saudi turun satu persen dalam waktu 25 menit sejak pembukaan perdagangan.

Ada salah satu harga saham perusahaan investasi  milik jutawan Pangeran Alwalid bin Talal yang ditahan yaitu Kingdom Holding. Kingdom Holding anjlok 9.9 persen. Kingdom Holding punya saham di dua perusahaan yang juga sedang mengalami anjlok yaitu perusahaan International Industrialization dan saham Banque Saudi Fransi.

Saham perusahaan International Industrialization yang anjlok mencapai 1.3 persen. Begitu juga dengan saham Banque Saudi Fransi yang dikabarkan anjlok hingga 2.8 persen. Kingdom Holding mempunyai saham dikedua perusahaan tersebut masing-masing 6,2 dan 16,2 persen.




Walaupun atas kejadian tersebut, saham perusahaan petrokimia ternama, Saudi Basic Industries, cuma terpangkas 0,2 persen.

Para pengamat cukup cemas karena sebagian pengusaha ikut tertangkap yang berujung pelepasan saham yang berdampak pada harga saham yang akan jatuh dan melemahnya indeks saham Arab Saudi.

Namun, indeks kembali menguat 0,02 persen sebelum penutupan. Penguatan indeks Arab Saudi disebabkan para investor yang berpandangan bahwa penangkapan yang dilakukan komisi antikorupsi Arab Saudi dapat mendorong reformasi jangka panjang.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.