Kemarin Anies Baswedan Dipolisikan, Kini Sandiaga Uno Diperiksa Metro Jaya

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang terpilih pada tanggal 16 Oktober 2017 kemarin, kini harus berhubungan dengan hukum.

Usai Anies Baswedan dipolikan terkait dengan pidato pribumi yang ia sampaikan di pelataran Balai Kota usai pelantikan, Senin (16/10/2017), kini kasus penggelapan tanah menyeret Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut ke jalur hukum. Sandiaga Uno ditetapkan sebagai tersangka penggelapan tanah oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Kasus tersebut bermula dari proses jual beli sebidang tanah seniai Rp 8 Miliar di Curug, Tanggerang. Laporan tersebut dilaporan oleh Fransiska Kumalawati Susilo yang menjadi kuasa hukum Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat. Selain Andreas rekannya Sandiaga, Fransiska juga melaporkan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut dalam kasus penggelapan uang hasil likuidasi sebuah perseroan yang sempat melibatkan Andreas dan Sandiaga dalam struktur kepengurusannya.

Namun pemeriksaan terhadap Sandiaga dalam statusnya sebagai saksi itu masih dilakukan penyidikan oleh Subdit (Kamneg) Keamanan Negara, Ditkrimum Polda Metro Jaya.




Rabu (11/10/2017) seharusnya Sandiaga melakukan pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Namun, Sandiaga berhalangan hadir dengan alasan sedang mempersiapkan pelantikannya.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.