Dalang Penembakan di Las Vegas

Penembakan dalam acara konser musik country di Las Vegas, Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat Minggu (01/10) malam waktu setempat menyebabkan setidaknya 58 orang meninggal dunia dan lebih dari 200 orang lainnya luka-luka.

Penembakan yang diyakini dilakukan oleh seorang pria bersenjata, Stephen Paddock, 64, tercatat sebagai penembakan massal terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat.

Polisi sudah menyebut nama Stephen Paddock sebagai pria yang menewaskan sedikitnya 58 orang dan melukai 200 orang lainnya, dalam sebuah konser musik di Las Vegas Minggu (1/10/2017) malam waktu setempat. Paddock merupakan pelaku penembakan massal tertua dalam sejarah AS.

Pria berusia 64 tahun yang tinggal di Mesquite, Nevada itu melepas tembakan bertubi-tubi ke arah kerumunan penonton konser yang sedang menyaksikan penyanyi country, Jason Aldean.




Pihak berwenang mengatakan, Paddock adalah seorang pensiunan akuntan yang memiliki lisensi untuk menerbangkan pesawat terbang kecil. Dia pun sebelumnya tidak memiliki catatan kriminal.

Stasiun televisi NBC News melaporkan, Paddock baru-baru ini melakukan transaksi judi senilai puluhan ribu dollar AS -berdasarkan keterangan aparat keamanan, namun tidak diketahui apakah dia kalah atau menang. Saudaranya, Bruce Paddock, menjelaskan kepada NBC, dia mendapat pemasukan dari gedung apartemen yang dimiliki dan dikelola bersama ibunya, yang tinggal di Florida.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.