Full Day School Di Revisi

Peraturan Meteri Pendidikan dan kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 mengenai hari sekolah dibatalkan oleh pemerintah. Pembatalan peraturan menteri ini dilakukan ketika Orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo memangil Ma’ruf Amin selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia dan Muhadjit Effendy, selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Di kantor Kepresidenan, Ma’ruf Amin mengatakan bahwa Peraturan ini akan diregulasi ulang oleh presiden sehingga akan menjadi Peraturan Presiden. Keputusan ini diambil karena respon yang kurang baik dari masyarakat. Full day ini dikhawatirkan akan mematikan sekolah-sekolah non-formal.

Maka oleh karena itu, pemerintah nantinya bersama-sama menyusun peraturan ini sehingga adanya pengaturan penguatan mengenai sekolah non-formal. Penguatan ini ditujukan terutama untuk menangkal kemungkinan berkembangannya radikalisme dan terorisme. Bukan hanya itu, regulasi baru ini diharapkan lebih komprehensif dan dapat menampung aspirasi yang berkembang.




Mengenai hal memadatkan jam pelajaran pada hari biasa sudah disetujui presiden. Hal ini disampaikan menteri Pendidikan dan kebudayaan. Keputusan ini disetujui melalui rapat terbatas tentang Tindak Lanjut Program Nation Branding 3 Februari 2017.

Keputusan ini disetujui karena dapat menyinkronkan libut sekolah dengan libur pegawai sehingga ada waktu bagi masyarakat indonesia untuk berlibur bersama dengan keluarga dan menikmati kekayaan budaya alam indonesia.




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.