Tak Ada PHK Karyawan Ketika Bayar Tol Non-Tunai

Biasanya jika kita melalui jalan tol, dan ketika kita sampai ditempat pembayaran pengguanan jalan tol, maka kita akan melihat karyawan membantu kita dalam membayar. Namun, pada bulan Oktober 2017 mendatang, pembayaran tol tidak menggunakan transaksi tunai namun menggunakan uang elektronik. Apakah ini berarti karyawan tol tersebut akan di PHK?

Herry Trisaputra Zuna selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan tidak adanya karyawan yang di PHK, namun memang ada pengurangan karyawan di jalan tol. Sedangkan untuk karyawan yang dulunya bekerja di jalan tol, nantinya akan diberikan tugas lain dalam pengoptimalan layanan di jalan tol.

Seperti dilansir dari detik.com, Jumat, (5/5/2017) Harry mengatakan bahwa tidak ada PHK, dan untuk urusan tenaga kerja akan diatur BUJT-nya. Dan bukan berarti tidak ada karyawan di jalan Tol.




Harry mengatakan bahwa adanya bantuan dari Kementerian PUPR sebagai regulator dengan membuat perencanaan sumber daya manusia sehingga nantinya karyawan yang biasa bertugas di gerbang tol bisa diatur penugasannya dengan baik.

Karyawan yang masih bekerja di jalan tol nantinya bertugas membantu transaksi, menempel kartu, mengecek dan lainnya, yang penting membantu penggunaan jalan tol. Karyawan juga tidak hanya bekerja di gerbang tol saja, ada yang diruas jalan, respond time, kejadian 30 menit harus ada dilokasi, dan pelayanan yang belum tersentuh jadi bisa lebih baik pelayanan di jalan tol.

Mengenai pembayaran yang non-tunai ini, dilakukan karena biasanya terjadi kemacetan dijalan tol akibat antrian yang berkepanjangan. Kemacetan ini disebabkan karena pembayaran yang masih menggunakan metode manual. Pemikiran inilah yang membuat pemerintah akhirnya menggalakkan transaksi non-tunai.




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.