Menurut JK, Pers Haruslah Jadi Penengah jika Terjadi Konflik

Teknologi merupakan suatu hal yang dapat membantu manusia dalam mengembangkan eksistensinya di muka bumi. Perkembangan Teknologi seiring dan sejalan dengan pertumbuhan media. Begitu juga perkembangan teknologi di Indonesia. Perkembangan ini diharapakan dapat menjad contoh bagi Negara-negara lain dalam hal menghormati kebebasan pers.

Dalam pembukaan World Press Freedom Day, yang diadakan di Jakarta, Rabu (3/5/2019), Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan hal ini dalam pidatonya.

Dalam pidatonya, JK mengatakan bahwa Indonesia adalah Negara yang demokrasi. Negara demokrasi ini menurutnya disebabkab oleh karena kebebasan pers sangat dilindungi di Indonesia. Dan bukan hanya itu, kebebasan pers merupakan dasar Indonesia.




Dalam hari kebebasan pers sedunia ini, pers maunya hadir dan  menjadi penengah dan peredam jika terjadi konflik. Sehingga konflik tersebut tidak terus menerus ‘berkobar-kobar’ dan malah menjadi besar, namun ada baiknya pers dapat menjadi peredam dengan menjadi pemberi informasi yang benar dan tepat.

“Ketika Konflik dan masalah dating pers harus hadir sebagai penengah dari peristiwa tersebut,” ujar JK.

Harapan JK dalam World Press Freedom yang di adakan di Indonesia ini adalah, bahwa peningkatan pers di Indonesia yang menjunjung tinggi kebebasan pers dapat menjadi contoh bagi bangsa-bangsa lain.

“Harapan kami semoga  mengikuti pers seperti yang dilakukan Indonesia ini,” Kata JK




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.