Nazaruddin Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek e-KPT

Nazaruddin Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek e-KPT
Image via jawapos.com

Jakarta, Jelasberita.com | Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, kembali diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KPT (pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis elektronik), Kamis (29/9/2016).

Sebelumnya Nazaruddin (terpidana korupsi Wisma Atlet) sudah tiga kali diperiksa sejak Selasa (27/9/2016). Nazar menjelaskan, bahwa pemeriksaannya kali ini adalah untuk membantu KPK dalam mengungkap berbagai pihak yang terlibat kasus dugaan korupsi proyek e-KPT. Dimana kasus dugaan korupsi proyek e-KPT ini senilai Rp 6 Triliun.




“Iya, saya kan diperiksa. Membantu KPK-lah (sebagai saksi) untuk kasus e-KTP (dua orang tersangka),” tutur Nazaruddin. Jakarta, Kamis (29/8/2016).

KPK baru menetapkan satu tersangka dalam kasus KTP elektronik, yaitu Sugiharto, Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Usai pemeriksaan Nazaruddin, terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KPT (pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis elektronik), Nazaruddin mengaku diperiksa untuk dua tersangka. Namun, KPK baru menetapkan satu tersangka dalam kasus itu. Nazaruddin bahkan mengungkap ada kemungkinan nama baru yang akan dijadikan tersangka oleh KPK.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.