Tata Kelola Guru Didiskusikan

Dewi Susanti dari TNP2K memaparkan tentang inovasi untuk meningkatkan kinerja guru pada pertemuan tata kelola guru yang difasilitasi USAID PRIORITAS di Jakarta.

Medan, Jelasberita.com| Ketidakmerataan distribusi guru, kehadiran guru, peningkatan kualitas guru, dan proyeksi kebutuhan guru ke depan menjadi perhatian berbagai lembaga baik pemerintah maupun lemb aga donor, dengan membuat studi dan melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan tata kelola guru di Indonesia. “ Untuk mensinergikan hasil studi dan pendampingan implementasi kebijakan tata kelola guru di tingkat nasional dan daerah, USAID PRIORITAS memfasilitasi diskusi tata kelola guru di Jakarta beberapa waktu yang lalu,” terang Juru Bicara USAID PRIORITAS Sumut Erix Hutasoit di Medan, Minggu (24/7).

Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan (Puslitjakdikbud) Kemendikbud, staf khusus Mendikbud, ACDP (Analytical and Capacity Development Partnership), KIAT Guru (Kinerja dan Akuntabilitasi Guru) dari TNP2K Kantor Wapres, ICW (Indonesia Corruption Watch), Paramadina, Bank Dunia, program INOVASI (DFAT), dan USAID, serta tim tata kelola dan manajemen USAID PRIORITAS.
“Pertemuan ini untuk mengidentifikasi berbagai hasil studi dan pendampingan yang berkaitan dengan tata kelola guru. Kami di Ditjen GTK merasa sangat terbantu bahwa banyak pihak yang telah melakukan penelitian dan membuat contoh bagaimana mengelola guru di lapangan. Hasil penelitian dan pengalaman pengelolaan guru ini akan kami sinergikan dengan grand design yang telah kami susun,” ungkap Nurzaman, Sekretaris Dirjen GTK Kemdikbud.




Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.