3 ‘Janji Palsu’ Pemimpin Kampanye Pro Brexit

kabar24.bisnis.com

Medan, Jelasberita.com| Inggris telah melaksanakan referendum pada Kamis 23 Juni 2016 lalu dan hasil akhir yang keluar adalah Britani Raya keluar dari Uni Eropa (UE). Namun belakang ini di ketehui bahwa mereka yang pro Brexit justru merasa di bohongi dengan janji-janji manis para pemimpin kampanye ‘Leave’. Bahkan hal tersebut di akui oleh mantan pemimpin Partai Konservatif, Ian Duncan Smith.

Menurut Ian Ducan Smith, bahwa kecil kemungkinan janji-janji manis para pemimpin kampanye ‘Leave’ akan terealisasi atau terwujudkan.




Seperti di lansir USAToday, Kamis (30/6/2016) berikut ini merupakan tiga janji pemimpin kampanye Pro Brexit yang sulit di wujudkan oleh mereka, yakni:

  1. Bagi Layanan Kesehatan Nasional (NHS) akan Di Tambahkan Dana sebesar US$ 456 Juta

Slogan bus yang bertuliskan “Kita mengirikan 350 juta euro ke UE per minggu, mari kta mendanai layanan kesehatan nasional sendiri. Pilih ‘Leave’” yang di naiki pimpinan kampaye pro Brexit Boris Johnson dan Michael Goveini sepertinya tidak dapat terwujud.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.