Hukum Pidana bagi Perusak Uang Logam!

Ekbis.sindonews.com

Medan, Jelasberita.com| Pernahkan anda mencoret-coret atau merusak uang logam atau uang kertas rupiah? Atau pernahkah anda menemukan ketika anda mendapatkan uang adanya kerusakan pada uang yang anda terima? Dan tahukah anda bahwa ada hukuman bagi yang merusak mata uang Indonesia?

Ya, bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa adanya hukuman bagi siapa pun yang merusak mata uang Indonesia. Uang kertas maupun logam, jika di rusak ada hokum pidana yang menjerat si pelaku.




Deputi Gubernur BI Ronald Waas menuturkan bahwa penjelasan tentang hokum merusak mata uang Indonesia ini tertuang dalam UU No.7 Tahun 2011 Pasal 35. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa pidana penjara bagi pelaku maksimal lima tahun penjara dan pidana denda maksimal Rp. 1 miliar.

Rupiah merupakan mata uang dan symbol kedaulatan RI. Untuk itu sudah sepantasnya dan sepatutnya Rupiah di gunakan sesuai dengan peruntukannya sebagai alat pembayaran bukan untuk di rusak dan di daur ulang. Terang Ronald di Monas.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.