Pecandu Pornografi dalam kasus Yuyun

pornografi

Dalam otak pecandu pornografi beberapa menit sekali akan muncul hal-hal berkaitan seksualitas. Terus membayang berulang-ulang sampai hasrat tersebut bisa dilampiaskan oleh si pecandu.

Menurut Ahli Neuropsikologi saraf, Ihsan Gumilar, kecanduan prnografi itu sama dengan kecanduan narkoba, maunya pakai terus.




Ihsan menjelaskan, ada bagian otak yang selalu memunculkan hal-hal menyenangkan namun belum tentu baik bagi umum. Ketika bagian otak tersebut diaktifkan maka ia akan mencari dan memunculkan hal-hal yang menyenangkan. Ada bagian juga yang fungsinya menjadi pusat pengendali reward, dalam hal ini candu terhadap seks, maka bisa menjadi berbahaya, sebab otak juga mampu mengeluarkan pemancar layaknya dopamine. Bila ini ini aktif dan meluap efeknya akan berbahaya bagi lingkungan.

Dopamine sendiri bekerja untuk menciptakan rasa senang. Bila hal ini terjadi maka seseorang akan berpikir bahwa hal tersebut adalah kebahagiaan dan menjadi candu terhadap pornoografi.

Seseorang yang mencandui pornografi, maka dipastikan bahwa dopaminenya banjir. Alhasil, bila dopamine telah banjir secara berlebihan, misalnya normal adalah 10 sedangkan miliknya adalah 30, nilai ini akan terus meningkat.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.