Tahukah Anda, apa itu lumut kerak?

Lumut kerak

Lumut kerak atau Lichen adalah gabungan atara Alga (ganggang hijau) dan cendawan (jamur). Kedua makhluk hidup ini bersimbiosis mutualisme dan disebut dengan istilah gonidium. Umumnya, gonodium ini terdiri dari ganggang biru (Cyanophyta), seperti Chroococcus dan Nostoc, tetapi ada juga yang bersimbiosis dengan ganggang hijau (Chlorophyta), seperti Crystococcus dan Trentepohlia.

Melalui simbiosis inilah, jamur memperoleh makanan dari hasil fotosintesis yang terjadi pada ganggang karena ganggang bersifat autotrof. Sedangkan jamur yang bersifat heterotrof dapat menyediakan air, mineral, dan melakukan pertukaran gas yang dapat digunakan oleh ganggang untuk melindungi diri. Selain itu, Lichen juga mampu mengikat nitrogen udara.




Dan Lichen selama ini banyak dimanfaatkan sebagai penambah rasa dan aroma, bahan tambahan pembuat obat, dan salah satu indikator pencemaran udara.

Tetapi, Lichen juga memiliki fungsi lain yaitu pigmennya dapat digunakan sebagai bahan kertas lakmus celup atau indikator pH dan sering digunakan saat melakukan penelitian dan mengukur pH dalam cairan.

Namun dibanding fungsinya yang disebutkan barusan, Lichen lebih terkenal sebagai tumbuhan perintis. Ia bisa tumbuh di kayu yang masih hidup, juga dapat tumbuh di daerah batu-batuan. Lichen yang kecil dan tak berarti itu ternyata salah satu pembentuk tanah dengan cara melapukkan batuan. Batuan yang telah lapuk dan menjadi tanah akhirnya menjadi media tumbuhan lain untuk tumbuh di atasnya.

Lumut kerak bereproduksi dalam dua cara

Lumut kerak atau Lichen bereproduksi dalam dua cara yaitu secara aseksual dan seksual. Melakukan fragmentasi adalah salah satu cara Lichen dalam bereproduksi secara aseksual. Lumut yang melepas potongan tubuhnya di tempat yang sesuai dapat hidup dan menjadi lumut baru.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.