Pertempuran Kelompok Abu Sayyaf Dengan Militer Filipina Tak Terkait Pembebasan Sandera WNI

Situasi pertempuran antara militer Filipina dengan kelompok militan Abu Sayyaf. (foto : beritaterpercayaku.com)

Jakarta, Jelasberita.com | Nasib kesepuluh sandera Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina masih diambang kejelasan. Terlebih jangka waktu pemberian uang tebusan sandera yang sudah jatuh tempo semakin membuat khawatir para keluarga sandera terhadap keselamatan jiwa para sandera tersebut.

Kekhawatiran para keluarga sandera sebenarnya sempat terobati ketika beberapa hari lalu terjadi pertempuran antara militer Filipina dengan kelompok Abu Sayyaf. Mereka sempat berharap pertempuran ini sebagai upaya pemerintah Filipina dalam pembebasan sandera WNI yang disandera kelompok garis keras tersebut.




Namun, hal ini segera dibantah oleh pemerintah Indonesia. Melalui Wakil Presiden Jusuf Kalla, pemerintah Indonesia dapat memastikan bahwa pertempuran tersebut bukan merupakan upaya pembebasan ke 10 sandera WNI, melainkan pertempuran yang terjadi sebagai upaya pemerintah Filipina yang serius menangani aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf tersebut.

“Sama sekali tidak ada kaitannya dengan pembebasan sandera WNI. Itu terjadi di pulau lain, jadi tidak kaitannya sama sekali,” ujar Jusuf Kalla (JK) di kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2016).

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.