Jakarta Akan Sahkan Larangan Menjual Rokok, Merek dan Logo Rokok Pun Dilarang Terpampang Dimuka Umum

Raperda kawasan tanpa rokok akan disahkan di Jakarta pada Senin (21/3/2016). Foto : tribunnews.com

Jakarta, Jelasberita.com| Pemerintah DKI Jakarta tampaknya menanggapi dengan serius terhadap masalah rokok yang selama ini dianggap sebagai salah satu penyebab tercemarnya udara di DKI Jakarta. Hal ini terbukti dengan akan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok, pada Senin (21/3/2016).

“Rencananya Pengesahan Raperda Kawasan Tanpa Rokok di DKI Jakarta ini akan kita sahkan pada Senin, 21 Maret pekan depan,” kata anggota DPRD DKI jakarta, Prabowo Soenirman, Jumat (18/3/2016).




Nantinya, bila sudah resmi disahkan, maka setiap warung-warung ataupun toko-toko di DKI Jakarta yang biasanya secara terang-terangan menjual rokok di muka umum, maka selanjutnya tidak boleh lagi memperlihatkan jualan rokoknya, baik dari segi bentuk maupun merek atau logo rokok tersebut.

Dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta yang membahas tentang pengesahan Raperda Kawasan Tanpa Rokok ini dikabarkan Raperda ini tidak akan melarang orang untuk merokok, melainkan untuk mencegah kegiatan merokok yang nantinya akan melindungi perokok pasif serta mencegah munculnya perokok pemula.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.