Laporan Jaksa Yulianto Terhadap Harry Tanoesoedibjo ke Bareskrim Dinilai Berbau Politis

foto : radarpena.com

Jakarta, Jelasberita.com| Pesan singkat (SMS) yang diduga merupakan ancaman dari CEO MNC Group, Harry Tanoesoedibjo kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Agung Yulianto berujung kepada pelaporan yang dilakukan oleh Yulianto ke Bareskrim Polri pada Kamis (27/1/2015) yang lalu.

Beberapa pengamat politik menuding laporan tersebut sangat tidak masuk akal, selain dari konten SMS yang tidak mengandung unsur ancaman, para pengamat politik juga beranggapan bahwa pelaporan ini menunjukkan Kejaksaan Agung telah mengingkari tugas dan tanggung jawabnya sebagai penegak hukum karena lebih memilih memprioritaskan kasus ini ketimbang kasus-kasus korupsi lainnya. Tak hanya itu, laporan ini juga dianggap sangat berbau politis. Hal ini seperti yang diungkapkan pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Pangi Syarwi Chaniago.




“Saya rasa laporan Yulianto itu tidak masuk akal dan lebih memperlihatkan ada unsur politis disini. Sangat aneh jika Jaksa ini terlihat ngebet untuk mempermasalahkan kasus SMS ini, padahal masih banyak kasus yang lebih besar yang perlu ditangani, contohnya kasus Freeport atau kasus lainnya. Saya curiga ini ada apa-apanya,” ujar Syarif, Senin (8/2/2016).

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.