Tak Punya KK, Marlina Gagal Dapat Bantuan

Medan, Jelasberita.com
Gara-gara tak punya Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Penduduk (KTP), Marlina Simamora (41), seorang pemulung yang berdomisili di Jalan Qubah Gang Kesatuan, Lingkungan 18, Kuala Bekala, Medan Johor tak pernah bisa mencairkan bantuan yang diberikan pemerintah.

Pada 2010, kementerian sosial menetapkan namanya sebagai salah satu penerima bantuan Program Keluarga Harapan, namun sampai hari ini tak ada bantuan yang diterimanya. Sebabnya, “Pihak pendamping bernama Kasiani Br Sembiring menarik kembali kartu saya, dengan alasan, saya tak terdaftar di data kependudukan kota Medan,” ujar Marlina, Minggu (7/2).

Alhasil, keluarga buruh cuci kain ini tak mendapatkan apa-apa. Juga kartu perlindungan sosial yang dikeluarkan kementerian sosial masa aktif 2013-2014 tak berlaku sama sekali. Padahal di kartu itu tertera nama dan tanda tangan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana.




Tak hanya itu, pada 2013 kartu subsidi beras miskin (raskin)juga ditarik kembali oleh apatur kepala lingkungan. Jatah raskin sekitar 15 kilo. “Waktu itu ada juga bantuan tabung gas 3 kiloan dan kompor satu tungku. Kami gak dapat, karena Mardiah, Kepling di sini, meminta balik kartu itu. Katanya karena kami tak punya KK dan KTP,” beber ibu enam anak ini.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.