Tolak LGBT, Sejumlah Pejabat Digugat Organisasi Arus Pelangi

Gambar ilustrasi kelompok LGBT (Republika.co.id)

Jakarta, Jelasberita.com| Maraknya isu LGBT di tanah air sejak pemberitaan adanya konseling dari SGRC UI, memancing perhatian sejumlah pihak. Beragam reaksi pun diberikan beberapa orang terkait pemberitaan tentang hubungan sesama jenis tersebut. Atas reaksi tersebut, sejumlah pejabat negara dituntut oleh organisasi Arus Pelangi karena terkesan memberikan penolakan di media sosial atas adanya gerakan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) tersebut.

Sejumlah pejabat negara yang digugat karena pernyataannya tersebut antara lain, Menristek Muhammad Nasir, Mendikbud Anies Baswedan, Wali kota Bandung Ridwan Kamil, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan penggiat dan Komisioner Perlindungan anak Indonesia Erlinda.




Erlinda, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPAI menyebutkan, dia mengetahui hal tersebut dari media sosial bahwa mereka mengirimkan gugatan terkait kampanye anti LGBT ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Jika mengkampanyekan propoganda LGBT terhadap anak. Karena anak tidak boleh diinformasikan apapun yang buruk, tidak sesuai dengan usianya, itu amanah UU Pasal 56 atau lainnya,” ujar Erlinda, Senin (1/2) seperti yang dikutip dari Republika.co.id.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.