Setelah Heboh Tangan Robot, Kini LIPI Pamerkan Kursi Roda Dengan Sensor Otak

foto: detik.com

Bandung, Jelasberita.com| setelah kontroversi mengenai keaslian tangan robot yang diciptakan oleh seorang pemuda di Bali, kini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) seolah tak mau ketinggalan. Baru baru ini, LIPI memamerkan hasil riset yang merupakan sebuah kursi roda elektrik yang berbasis dengan menggunakan sinyal otak (brain signal)

 




Dilansir dari laman detik.com, Electro Encephalo Graphy (EEG) yang merupakan nama lain dari kursi roda berbasis sinyal otak tersebut telah berhasil dikembangkan selama 3 tahun terakhir ini. menurut para pembuatnya, kursi roda tersebut akan bisa bergerak sesuai dengan perintah dari sinyal otak para penggunanya.

 

Untuk mengoperasikan kursi roda tersebut, para pengguna nantinya akan mengenakan sebuah penutup kepala yang berbentuk seperti kupluk yang sudah dipasangi oleh bebeberapa alat sensor otak yang terhubung ke micro controller.

 

Dr Arjon Turnip, selaku peneliti bidang Instrumentasi (teknologi EEG) dari UPT Balai Pengembangan Instrumentasi di LIPi, Bandung mengatakan bahwa terdapat 32 titik di otak yang nantinya akan berkomunikasi dengan mengirim sinyal.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.