Adie Marzuki: Indonesia Bukannya Tak Punya Aplikasi Lokal, Tapi Sulit Bersaing

Ilustrasi media sosial/istimewa.

Jakarta, Jelasberita.com| Kepala Executive Officer Teknopreneur Indonesia, Adie Marzuki, mengatakan bahwa Indonesia bukannya tak punya aplikasi buatan sendiri. Hanya saja, Indonesia belum menemukan momentum untuk mengambil alih dominasi dari aplikasi yang sudah familiar.

“Kita sudah punya aplikasi yang tidak kalah kelasnya seperti Blackberry Messenger, WhatsApp, tapi momentum untuk ambil alih sedikit sulit karena masyarakat sudah terlanjur menggunakan aplikasi luar,” ujar Adie dalam acara Mobile Developers Gathering di Binus University Internasional, Jakarta, Sabtu (23/1).




Dalam wawancaranya, Adie menjelaskan, Indonesia masih menjadi pasar yang menggiurkan dan hanya menjadi penyumbang bagi pengembang aplikasi global.

“Bayangkan Rp 14 triliun per tahun keluar dan hanya dari aplikasi mobile,” ucapnya, seperti yang dikutip dari Tempo.co.

Berdasarkan dari data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna Facebook di Indonesia menyumbang US$ 500 juta. Sedangkan pengguna Twitter menyumbang sebesar US$ 180 juta, dan aplikasi lainnya sebesar US$ 500 juta, termasuk Linkedin yang mencapai US$ 90 juta.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.