Seorang Polisi berpangkat Bripda Hina TNI Di Media Sosial, Terkait Kasus Bom Sarinah

foto: brilio.net

Makassar, Jelasberita.com| Seorang Polisi muda berpangkat Bripda yang baru sekitar satu tahun lulus dari sekolah kepolisian menghina dan mendiskreditkan Institusi TNI, di status Facebook pribadi miliknya.

 




Dalam status tersebut, Polisi muda bernama Bripda Andrianto menilai bahwa TNI penakut dan hanya bersembunyi dibalik Polisi saat terjadi tragedi pengeboman di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/1) lalu.

 

Alhasil akibat perbuatannya menuliskan kata-kata tersebut di media sosial, anggota Polres Sabhara Polres Toraja ini, kini tengah ditahan Mapolda Sulsel.

 

Kapolres Toraja, AKBP Arief Satriyo membenarkan bahwa Bripda Andrianto sudah diamankan di Mapolda Sulsel, saat di konfirmasi via telepon pada Rabu (20/1)

 

“benar, saat ini dia, sudah berada di Makassar, dan tengah ditahan di Mapolda Sulsel dan selanjutnya akan menjalani sidang disiplin.”

 

Arief juga menegaskan bahwa saat ini, polisi ‘kemarin sore’ tersebut sudah mengakui kesalahannya. Dan sudah mengajukan permohonan maf kepada pimpinan. Dan juga selain itu, Arief juga mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta maaf kepada pimpinan TNI di Rapim Kodam.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.