Ex GAM, Din MiniMi Pilih Serahkan Diri Ketimbang Beraksi

foto : Aceh Human Foundation

Kelompok eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka di bawah kepemimpinan Din Minimi menyerahkan diri dianggap akan berdampak positif terhadap perdamaian di Aceh.

“Saya pikir, walaupun kecil bentuknya, gerakan yang dilakukan itu pasti menggangu. Walaupun jumlah mereka sedikit, mereka memiliki senjata. Jadi ketika mereka punya senjata dan mereka bisa menggunakan senjata itu, maka itu adalah sebuah ancaman bagi masyarakat,” jelas Mawardi Ismail, pengamat politik dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.




Dengan kembalinya kelompok ex GAM ini ke tengah-tengah masyarakat, Mawardi menilai akan menguntungkan bagi provinsi Aceh sebab stabilitas kemananan di provinsi ini telah dirai sehingga memperbesar peluang adanya investasi di daerah tersebut dan tidak menutup kemungkinan wilayah Aceh dalam waktu dekat.

Kelompok eks kombatan GAM yang dipimpin oleh Din Minimi resmi menyerahkan diri pada pihak kepolisian pada Selasa (29/12) pagi.

Ada beberapa permintaan yang diminta oleh Din Minimi pada polisi yaitu meminta pengampunan terhadap para anggotanya yang diduga terlibat kasus-kasus kekerasan selama ini, meminta kesejahteraan bagi para mantan kombatan, dan meminta untuk adanya pembangunan rumah bagi yatim piatu korban konflik.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.