Ojek Online Cs Mengganggu Bisnis lain

grabike

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan adanya provider ojek online bisa membuat transportasi lain menjadi sulit bersaing, terutama dalam hal pemungutan tarif. Bahkan, bisnis transportasi yang selama ini sudah berjaya dan malang melintang akan terancam gulung tikar.

Ketua KPPU, Muhammad Syarkawi Rauf mengakui adanya persaingan tarif bisa berdampak positif pada jumlah ongkos yang kompetitif, serta upaya peningkatan pelayanan transportasi menjadi lebih baik. Namun di sisi lain malah menjadi ancaman bagi moda transportasi umum lainnya.




Syarkawi membandingkannya dengan perusahaan transportasi taksi. Menurutnya, operator taksi ini harus menanggung banyak biaya seperti biaya pemeliharaan armada, serta beban bunga bank untuk digunakan membeli armada yang baru, dan akhirnya akan dibebankan ke konsumen. Sementara di ojek online hal ini tidak ada.

Selain rendahnya biaya untuk perawatan dan operasi, provider ojek online juga memberikan tarif sebagai ongkos yang dibayar konsumen sangat murah dengan promo besar – besaran.

“Selama  ini ada dua operator taksi yang berjaya dan menguasai pasar. Selama ini seolah tak ada yang menjadi penghalang mereka, namun ketika Go-Jek dan lainnya mulai hadir, akhirnya mereka merasa terganggu. Apalagi taksi sekarang juga ada yang online,” tutupnya.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.