Penuturan Pilu Gadis Yazidi di PBB Jadi Budak Seks ISIS

news.liputan6.com

New York, Jelasberita.com | Seorang perempuan Yazidi berusia 21 tahun, Nadia Murad Basee Taha menceritakan pengalamannya dalam bahasa Arab saat ia diculik dari desanya di Irak oleh para anggota Isis pada Agustus lalu pada saat pidato di depan Dewan Keamanan PBB. Ia juga membeberkan kekejian anggota Isis tersebut yang menjadikannya budak seks mereka selama 3 bulan.

Dengan mulut bergetar menahan rasa pilu yang dideritanya, ia mulai menceritakan semua yang dialaminya. Saat itu ia dibawa dengan bus ke Kota Mosul. Ia mengaku waktu itu ada banyak perempuan yazidi yang diculik oleh para anggota isis tersebut. Selama diperjalanan para anggota isis tersebut telah melakukan hal yang tidak senonoh kepada mereka. Dengan semena-mena anggota isis tersebut menyentuh mereka dan mempermalukan mereka, bahkan tak segan-segan berlaku kasar kepada mereka.




“Mereka membawa kami ke Mosul bersama 150 keluarga Yazidi lainnya. Disebuah gedung, aku bertemu ribuan keluarga Yazidi dan anak-anak. Mereka diperlakukan  seperti barang, dijadikan tukar barang,” ungkap Nadia didepan anggota PBB.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.