Ini Saran Psikolog Cara Awasi Anak Gunakan Sosial Media

Anak-anak kini tau cara menggunakan sosial media.

Sosial media sudah bukan menjadi konsumsi bagi orang dewasa saja, namun adik-adik kita dan anak-anak lain sudah mulai mengenal dan fasih menggunakan aplikasi satu ini.

Mereka paham bagaimana cara buat email, akun dan lain sebagainya. Parahnya banyak anak-anak di bawah umur menggunakan aplikasi sosial media tanpa pantauan orang tua sehingga mereka menggunakannya secara bebas tanpa arahan.




Yang bakal jadi masalah jika anak melakukannya secara diam-diam dan orangtua pun tak tahu apa yang dilakukan anaknya. Kalau sudah begini maka efek negatif tentu tidak dapat dihindari lagi.

Yang mengkhawatirkan dari media sosial adalah, anak bisa berinteraksi dengan siapa saja dan ngobrol apa saja. Dan orang tua jadi tak punya kontrol atas apa yang jadi topik dan dengan siapa anak berinteraksi di sosial media.

Hampir tak mungkin memfilternya. Melarang dengan keras hanya akan membuat mereka penasaran dan bisa makin berbahaya.

Anna Surti, seorang psikolog anak memberikan beberapa tips dalam mengawasi anak menggunakan sosial media tanpa harus menggangu sosialisasi mereka dengan teman-temannya.

Menjadi teman di akun sosial media anak

Tentu dengan cara ini ayah ibu bisa melihat dan mengawasi siapa saja yang berteman dengan anak, apa saja yang dikomentari dan status-status mereka. Tentu disinipun orangtua harus bijaksana, dengan menjaga jarak aman agar anak menjadi nyaman. Jangan terus menerus ikutan komentar ditiap status anak.

Awasi dengan siapa saja anak berinteraksi

Jika sudah menjadi teman di akun sosial anak maka di sinilah ayah bunda bisa mulai mengawasi, artinya harus secara intens melihat pergerakan anak di sosial media. Jika ada hal yang tidak pantas atau hal yang tidak berkenan dihati, jangan langsung komentar di akun anak. Sesaat dirumah bisa menyampaikannya. Kita tetap harus menjaga harga diri anak.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.