Danau Toba Tak Sebersih Dulu

Danau Toba dilihat dari puncak Pusuk Buhit via pribadi.

Tercemarnya perairan di Danau Toba memberi dampak negatif terhadap kedatangan wisatawan. Sehingga empat tahun belakangan, pariwisata  di kawasan tersebut ikut meredup. Melihat hal ini, Kementerian Pariwisata bersama pemerintah daerah Sumatra Utara segera mengambil tindakan.

 




Ditambah dengan bencana meletusnya Gunung Sinabung yang membuat jumlah kunjungan ke Sumatra Utara terus menurun. Pada tahun sebelumnya, jumlah wisatawan mampu mencapai 250 juta kunjungan. Tapi menurun hingga angka 200 juta karena erupsi Sinabung yang tak kunjung reda.

 

Arief Yahya kemudian menetapkan Danau Toba sebagai prioritas pengembangan destinasi wisata. Sehingga dilakukan program revitalisasi yang diharapkan dapat memulihkan kembali kejayaan Danau Toba seperti pada era 80-an.

 

“Toba kami tetapkan sebagai top ten destinasi prioritas. Ditambah dengan kearifan lokal yang mempunyai daya tarik sendiri,” ungkap Menteri Pariwisata di Jakarta, Selasa, 11 November 2015. Selain itu, Danau Toba rencananya akan dipromosikan sebagai Wonderful Indonesia. Salah satu caranya dengan mengadakan Festival Danau Toba (FDT) yang berpusat di Brastagi dan Karo.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.