Tiga Lelaki di Warung Lontong Bu Ati

 

Pentingnya Memanfaatkan Pinjaman




Oleh Dedy Hutajulu
Sunarti (41) alias Bu Ati duduk santai di tokonya—sebuah toko kelontong yang terletak di pinggiran Jalan Perhubungan, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Seituan—Selasa (15/9).  Siang itu, matahari terik menjerang kulitnya, namun ia baru saja selesai merapikan sayur jualannya—berupa bayam, kangkung dan kol yang masih sisa.

Sembari meladeni pembeli, ibu tiga anak ini bercerita kalau kedainya sudah beberapa kali pindah lantaran kerap kena gusur. “Dulu, kami miskin. Punya warung pindah-pindah. Kami sewa lapak-lapak kecil untuk jualan lontong,” ungkap suaminya, Karina Tarigan (53).

Sudah lama Bu Ati dan suaminya ingin merubah nasib. Mereka berusaha meminjam uang ke sana kemari. Uang untuk modal memulai usaha. Akan tetapi, tak seorang pun memberi pinjaman. Pasangan ini hampir frustasi, karena perekonomian keluarga makin sulit.

Dalam perjuangan itu, Bu Ati terus berjualan lontong plus sayur-mayur segar. Namun, semenjak anaknya naik kelas, tuntutan biaya sekolah anak-anaknya makin kentara. Sunarti pun tambah pusing. Ia harus putar otak untuk mendapatkan pinjaman.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.