Musim Kemarau Berkepanjangan Mulai Meresahkan Warga

Musim Kemarau Berkepanjangan Mulai Meresahkan Warga
Musim kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan waduk Gajah Mungkur dan Colo di Jawa Tengah harus ditutup sementara, sedangkan ratusan keluarga di Nusa Tenggara Barat, terpaksa harus menggunakan air laut.

Medan, Jelasberita.com | Musim kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan waduk Gajah Mungkur dan Colo di Jawa Tengah harus ditutup sementara, sedangkan ratusan keluarga di Nusa Tenggara Barat, terpaksa harus menggunakan air laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Kepala Divisi sumber daya pelayanan air Perum Jasa Tirta (PJT) daerah Bengawan Solo, Winarno Susiladi, mengungkapkan bahwa saat ini elevasi waduk Gajah Mungkur, salah satu bendungan terbesar di negara ini, setinggi 129,39 cm dan ketinggian air juga belum meningkat karena aliran di daerah atas sedang menipis karena musim kemarau berkepanjangan.




Dengan volume yang seperti itu, turbin dari PLTA Gajah Mungkur ini tidak bisa beroperasi karena debit air minimum yang diperlukan untuk turbin untuk bekerja adalah 19 meter kubik per detik. Ia juga menambahkan bahwa penurunan volume bendungan juga menyebabkan penurunan pasokan air bersih dari (PDAM) Giri Tirta Sari, Wonogiri. Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan membendung Sungai Bengawan Solo di Sanggrahan, Giripurwo.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.