Sumut Menuju Provinsi Pendidikan Inklusi


Erni Mulatsih. Kabid Dikdas dan Pendidikan Khusus Disdiksu Dra. Hj. Erni Mulatasi, M.Pd mendorong pertambahan sekolah inklusi. Sekolah inklusi dibutuhkan untuk mengakomodir pendidikan bagi ABK.

Medan, Jelasberita.com |  Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdiksu) tengah mempersiapkan deklarasi Sumut sebagai provinsi pendidikan inklusi. Deklarasi ini bertujuan membangun kesadaran publik tentang pentingnya pendidikan inklusi, sekaligus mendorong pertumbuhan sekolah inklusi. Sekolah inklusi adalah sekolah umum yang menerima ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) sebagai siswa. “SLB (Sekolah Luar Biasa) kita di Sumatera Utara, jumlahnya sangat terbatas dan tidak merata di seluruh daerah, sehingga sulit untuk diakses ABK,” terang Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Khusus Disdiksu Dra. Hj. Erni Mulatsih, M.Pd pada Training of Trainers Praktik Yang Baik Tingkat SD/MI Modul 3 yang difasilitasi USAID PRIORITAS di Hotel Aryaduta, Medan, Rabu (30/9).

Erni mengatakan setiap ABK memiliki potensi hebat jika dikembangkan dengan cara yang tepat. Ia menyebut penemu bola listrik dan gramofon, Thomas Alfa Edison sebagai contoh ABK yang berhasil dikembangkan potensinya. “Sewaktu SD, Thomas Edison hanya sempat sekolah selama 3 bulan. Ia dikeluarkan dari sekolah umum karena punya masalah pendengaran dan dianggap tidak mampu mengikuti pelajaran. Thomas beruntung karena ibunya seorang guru, dan bersedia membimbingnya di rumah,” tambahnya.




Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.