Seminar Nasional ISEI Indonesia Harus Hidupkan Kembali Agorindustri Sawit


Medan, Jelasberita.com | Kelapa sawit Indonesia, khususnya Sumatera Utara memiliki prospek yang cerah bila diagorindustrialisasikan. Agorindustrialisasi memaksudkan penerapan prinsip-prinsip industrial baik produktivitas, kualitas, inovasi, manajemen proses di seluruh dan setiap mata rantai nilai sistem agribisnis berproses secara berkesinambungan. Bayu Krisnamurthi, Pengurus Pusat ISEI, dalam presentasinya pada seminar Nasional ISEI di Gedung Bank Indonesia Medan, Rabu (26/8), mengungkapkan ada tiga alasan mengapa hal tersebut penting di antaranya

Pertama, 40 persen tenaga kerja Indonesia berada di sektor pertanian, 65 persen dari total penduduk Indonesia miskin, dan 50 persen kebutuhan pokok tersebar. Kedua, permasalahan ekonomi berupa inflasi dan kesenjangan pertumbuhan regional. Ketiga, agroindustrialisasi menjadi keunggulan komparatif dan kompetitif Indonesia.

Agroindustrialisasi mengolah pertanian, layanan, dan industri dengan sentuhan kreativitas dan inovasi yang dapat mengubah sawit bermulti fungsi mulai dari akar hingga batang dan daun. Biji sawit pun tidak hanya dapat menghasilkan minyak goreng tapi lebih banyak jenis produk, salah satunya biodiesel.
Selama ini, Indonesia menghasilkan 30 juta ton CPO per tahun, 9-10 juta  ton dikonsumsi dalam negeri sisanya diekspor ke luar negeri. Dari 10 juta ton yang dikonsumsi 6-7 ton diolah menjadi minyak goreng sisanya untuk produk turunan berupa sabun, sampo, dan sebagainya.




Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.