Saham, Pilihan Investasi Jangka Panjang

Apa keuntungan investasi di pasar saham? Pertanyaan ini kerap muncul ketika seseorang mendengar kata saham. Pertanyaan lain adalah kekhawatiran risiko investasi saham. Pemegang saham perusahaan memiliki hak atas keuntungan perusahaan, dan juga harus siap menanggung kerugian perusahaan.

Makanya, ketika memilih saham, investor harus mengetahui karakteristik perusahaan yang sahamnya hendak dibeli, kinerja perusahaan, perkembangan industri, dan bagaimana pengaruh kondisi makro ekonomi terhadap industri dan perusahaan tersebut. Dengan memahami hal-hal tadi, calon pemodal akan mengetahui risiko rugi yang ada serta potensi keuntungannya. Apabila perusahaan memperoleh untung, maka investor memiliki peluang mendapatkan dividen atau bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan dari laba bersih tahunan. Besarnya dividen tergantung kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Namun, apabila saham tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia, maka potensi keuntungan tidak hanya berasal dari dividen saja, melainkan juga dari capital gain. Begitu pun risiko kerugian, tidak hanya berasal dari penurunan kinerja perusahaan, tetapi juga dari turunnya harga saham (capital loss). Meskipun demikian, biasanya perkembangan kinerja perusahaan akan terefleksi dari harga saham perusahaan tersebut. Jika kinerja keuangan perusahaan yang tercatat di bursa (disebut juga dengan Emiten) bagus, otomatis akan mendongkrak harga saham, begitu juga sebaliknya.




Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.