Cara Bertransaksi Reksa Dana

 Sebelum membeli produk reksa dana, seorang investor harus sudah memastikan tujuan keuangan yang mau dicapai. Apakah untuk tujuan biaya pendidikan dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan, untuk membeli rumah dalam tempo 3-5 tahun ke depan, atau untuk  mengamankan dana cash yang akan dipergunakan 1-2 tahun yang akan datang. Tujuan-tujuan itu ikut menentukan cara berinvestasi reksa dana yang ideal.

Prosedur awal berinvestasi melalui produk reksa dana tidak jauh berbeda dengan membuka rekening bank. Seorang calon investor bisa mendatangi bank yang menjadi agen penjual reksa dana, atau perusahaan manajer investasi (MI) untuk membuka rekening reksa dana. Untuk menjamin keabsahan sebagai investor reksa dana, tidak boleh lupa membawa serta identitas resmi, terutama KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Sedangkan untuk investor institusi diwajibkan menyertakan anggaran dasar perusahaan selain NPWP.

Dengan dokumen resmi di tangan, investor yang mendatangi agen penjual harus melewati beberapa langkah sederhana namun penting. Pertama, mengisi Formulir Pembukaan Rekening untuk pembelian awal serta kuesioner yang berguna bagi MI untuk menganalisa profil risiko investor. Pengisian formulir harus di depan penjual reksa dana yang memiliki izin WAPERD (Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana).




Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.