Puasa itu Pembiasaan

 

Oleh: Riduan Situmorang

Puasa itu adalah pembiasaan hal-hal yang baik. Mengapa harus berpuluh-puluh hari tentu hanya Tuhan yang tahu persis. Kita hanya bisa menduga. Supaya tulisan ini dirasa tidak memojokkan atau memuji sekelompok tertentu, baiklah ditegaskan bahwa pada hakikatnya semua agama mengajarkan puasa atau menahan diri. Hanya memang, yang paling menekankannya, atau setidaknya banyak disoroti sejauh ini adalah agama-agama Abrahamik: Yahudi, Kristen, terutama lagi Islam.




Mari kita duga, mengapa harus berpuluh-puluh hari! Nabi Isa Almasih sebelum melakukan masa kenabian-Nya terlebih dahulu Dia berpuasa total: selama 40 hari, siang dan malam. Mengapa Dia berpuasa sebelum masa kenabian? Sekali lagi, kita hanya menduga. Ini bukan menjadi kepastian, apalagi klaim!

Diperkirakan dan itu beralasan, Nabi Isa berpuasa sebelum menjalankan misi-Nya tak lain tak bukan adalah untuk membiasakan hal-hal yang baik. Fokusnya tentu bukan lagi semata bagaimana menghindari cobaan, melainkan bagaimana membiasakan melakukan hal yang baik. Ketika sudah terbiasa melakukan hal yang baik, tentu dia akan merasa risih untuk melakukan hal yang tidak baik.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.