Berinvestasi Pada Sektor Riil Melalui Reksa Dana

 

 Selain reksa dana konvensional yang berinvestasi pada produk saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dikenal juga reksa dana non konvensional. Ada beragam jenis reksa dana non konvensional. Di antaranya, reksa dana non konvensional yang berinvestasi pada sektor riil. Jika reksa dana konvensional berinvestasi pada portofolio, reksa dana non konvensional bisa melakukan investasi secara langsung.

Reksa dana yang berinvestasi pada sektor riil dikategorikan sebagai Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Bentuk hukumnya sama seperti reksa dana konvensional, yaitu KIK (Kontrak Investasi Kolektif) antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. RDPT aktivitasnya menghimpun dana dengan menerbitkan Unit Penyertaan kepada masyarakat yang terbatas jumlahnya. Dana yang berhasil dihimpun tidak hanya diinvestasikan pada berbagai jenis efek yang diperdagangkan di pasar modal dan pasar uang, tetapi bisa disalurkan untuk membiayai proyek tertentu.




NAB awal setiap unit penyertaan RDPT wajib ditetapkan sebesar Rp5 miliar. Bila menggunakan mata uang asing ditetapkan sebesar US$500 ribu atau EUR500 ribu. Reksa dana penyertaan terbatas hampir sama dengan reksa dana biasa dari sisi karakteristik dan pengelolaan. Perbedaan utamanya adalah jumlah pihak yang berinvestasi pada jenis reksa dana penyertaan terbatas maksimum 50 pihak.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.