Tiongkok Batalkan Rasio LTV untuk Perbankan Komersial

Beijing, Jelasberita.com | Tiongkok membatalkan kebutuhan negara untuk persyaratan rasio loan to deposit, serangkaian langkah-langkah untuk mereformasi sektor perbankan komersial di negara tersebut dan mendapatkan lebih banyak pinjaman ke ekonomi melambat.

Kabinet Tiongkok, Dewan Negara, menerbitkan keputusan akhir pada Rabu sebagai bagian dari rancangan amandemen 20 tahun hukum perbankan komersial di negara tersebut. Perbankan Tiongkok saat ini dilarangan meminjamkan lebih dari 75 persen dari deposito mereka, membatasi kemampuan mereka untuk menawarkan pinjaman dan terlibat dalam kegiatan komersial lainnya.

Broker China Securities Co sebelumnya telah memperkirakan bahwa penghapusan rasio berpotensi akan memungkinkan 16 perbankan yang terdaftar untuk meluncurkan hingga 6,6 triliun yuan (1,1 triliun) dalam pinjaman tambahan.




Langkah ini dilakukan karena pertumbuhan ekonomi negara terus melambat, dan karena pemerintah mempercepat reformasi keuangan yang telah memasukkan liberalisasi suku bunga dan pelaksanaan skema asuransi deposito.

“Rasio loan to deposit merupakan pembatasan administrative terbesas atas perbankan,” kata Ma Kunpeng, Analis Perbankan yang berbasis di Shanghai di Sinolink Securities Co, setelah pengumuman, Kamis (25/6)

“Penghapusan pembatasan akan memperkuat kemampuan lembaga keuangan untuk meminjamkan lebih banyak dana untuk sektor pertanian dan usaha kecil,” ungkap Dewan Negara dalam sebuah pernyataan online.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.