Ekonomi Lesu, Monza Semakin Diminati

Medan, Jelasberita.com | Pakaian bekas impor atau yang biasa disebut monza semakin disukai oleh masyarakat. Pasalnya, penjualan pakaian bekas impor kini sangat mudah ditemui di berbagai lokasi baik di pasar tradisional maupun di pinggir jalan. Di Medan, pusat pakaian bekas impor dapat dijumpai seperti di Pasar Sambu, Pasar Sukaramai, Pasar Melati, Pasar Garuda, Pasar Simalingkar, dan sejumlah pasar lainnya. Pertambahan jumlah pasar dan para pedagang monza diduga disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pakaian yang terjangkau.

Pasar Melati atau Pamela, salah satu pasar yang paling digemari untuk mencari pakaian bekas impor, kini bertambah luas. Menurut pengakuan para pedagang setempat, sekitar tahun 2010, jumlah pedagang di sana belum sebanyak saat ini. Bahkan, katanya, harga sewa tempat jualan masih cukup murah. Dengan semakin terkenalnya Pamela sebagai lokasi berburu monza, para pedagang dan konsumen pun berdatangan dan tidak jarang lalu lintas di kawasan Jalan Flamboyan macet.

“Dulu bisa dibilang masih dapat dihitunglah jumlah pedagang yang berjualan dan jualannya tidak setiap hari. Sekarang, kami jualan setiap hari. Lihatlah, di sini parkir saja sudah Rp.2 ribu. Pedagang dan pembeli terus bertambah makanya harga sewa dan beli tanah di sini pun mahal,” ungkap Boreg, pramuniaga salah satu kios di Pajak Melati, Selasa (23/6).




Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.