Keuntungan dan Risiko Investasi Obligasi

 

Berinvestasi obligasi adalah salah satu pilihan. Bisa membeli obligasi saat penawaran perdana, bisa juga ketika sudah tercatat di bursa, atau membeli di pasar sekunder. Sebelum mulai berinvestasi, ada baiknya memahami lebih dahulu potensi keuntungan dan risiko dari produk ini. Harus selalu diingat bahwa pasti ada risiko dalam setiap produk investasi. Semakin tinggi keuntungan, semakin besar risikonya. Sebaliknya, semakin kecil keuntungan, semakin rendah pula risikonya.

Ada beberapa keuntungan obligasi sebagai salah satu instrumen investasi. Pertama, memberikan pendapatan tetap (fixed income) berupa kupon. Pemegang obligasi akan mendapatkan pendapatan bunga secara rutin selama waktu berlakunya obligasi. Bunga yang ditawarkan obligasi umumnya lebih tinggi daripada bunga yang diberikan oleh deposito atau SBI.




Kedua, keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain). Disamping penghasilan berupa kupon, pemegang obligasi dapat memperjualbelikan obligasi yang dimilikinya. Jika ia menjual lebih tinggi dibandingkan dengan harga belinya maka pemegang obligasi akan memperoleh selisih harga yang disebut capital gain. Jual beli obligasi dapat dilakukan di pasar sekunder melalui perusahaan sekuritas yang menjadi pialang obligasi. Harga obligasi berupa persentase atas nilai pokok obligasi. Penawaran perdana obligasi umumnya pada harga par atau 100%, dan akan bergerak naik dan turun di pasar sekunder.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.