LSM Gema Nusantara Sosialisasi Bahaya Narkoba kepada Ibu Perwiridan

(LSM Gema Nusantara
LSM Gema Nusantara

 




Binjai, Jelasberita | Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Nusantara Anti Narkoba (LSM Gema Nusantara) menggelar sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada lebih 70 ibu anggota Perwiridan Al Ikhlas Desa Tandam Hilir I Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, Jumat (10/4).

Kegiatan yang berlangsung secara sederhana di kediaman salah seorang warga itu, dibuka oleh Ketua DPD Gema Nusantara Kota Binjai Muhandis Nasir, serta dihadiri Ketua DPW Gema Nusantara Provinsi Sumatera Utara Adi Kusuma Maha, selaku narasumber, dan beberapa anggota organisasi terkait lainnya..

Dalam sosialisasi itu, Adi Kusuma mengharapkan para orangtua, terutama kaum ibu, untuk lebih berpartisipasi aktif untuk mewujudkan masyarakat anti narkoba, dan peduli pecandu narkoba di lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya.
“Melindungi dan menyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkoba merupakan upaya penting yang harus segera kita lakukan, karena saat ini Negara Indonesia sudah darurat narkoba,” ungkapnya.

Menurut Adi Kusuma, saat ini diperkirakan telah ada lebih 600 ribu pecandu narkoba di tanah air. Jumlah itu kemungkinan masih akan terus bertambah, mengingat banyak diantara para pecandu, terutama di daerah pedesaan, justru luput dari pencatatan.

“Perlu diingat. Pecandu narkoba itu bukan aib. Bukan juga penyakit. Akan tetapi mereka itu adalah korban. Karena itu segera laporkan kepada kami atau instansi terkait lainnya, jika ada anggota keluarga kita jadi pencandu, untuk direhabilitasi,” jelas Adi Kusuma.
Di sisi lain, dirinya turut mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah terkait, agar berupaya melakukan sosialisasi bahaya narkoba secara serius dan menyeluruh, tanpa membatasi diri dengan perbedaan suku, agama, ras, dan golongan.
Bahkan Adi Kusuma menegaskan, sosialisasi tentang bahaya narkoba tidak harus menunggu tindaklajut dari pemerintah. Sebab menurutnya, masyarakat juga harus mampu berperan serta aktif dalam melindungi generasi muda dan memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba kepada individu lain.
“Narkoba itu sebenarnya kado dari neraka. Karena itu marilah kita semua menjadi teroris bagi narkoba, kapan pun, dan dimana pun itu,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Gema Nusantara Kota Binjai Muhandis Nasir dalam sambutan pembukanya mengatakan, sosialisasi tersebut dilakukan dalam upaya melindungi dan menyelamatkan generasi muda, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat awam, tentang bahaya narkoba.
Bahkan menurut Muhandis, kegiatan tersebut murni terselanggara atas dasar kemanusiaan dan tanggungjawab moral masyarakat. Apalagi dia mengaku, seluruh dana operasional kegiatan itu murni berasal dari sumbangsih masyarakat, tanpa ada bantuan dari pemerintah.
“Intinya kita itu ingin membuktikan, bahwa keseriusan dan kemampuan swadaya masyarakat dalam memberantas narkoba, jauh lebih bisa diandalkan dibandingkan dengan kemampuan pemerintah,” ujar Muhandis. (Ardi)




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.