Komplotan Pencuri Spesialis Rumah Kosong Diringkus Polisi

 
Binjai, Jelasberita.com | Empat anggota komplotan pencuri spesialis rumah kosong diringkus Tim Anti Bandit Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Binjai, saat melakukan operasi penangkapan secara bertahap di dua lokasi berbeda, Minggu (8/2) siang.
Mereka itu, Hendrik (21) warga Jalan Letjend Djamin Ginting Kecamatan Binjai Selatan, Jamaludin alias Panton (28) warga Jalan Kurma Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, Hendra Yudi (27) warga Pasar IV Desa Kwala Mencirim Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat, serta Doni Ferian (25), warga Kelurahan Pujidadi Kecamatan Binjai Selatan, diduga sebagai otak kejahatan.
Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti hasil curian berupa dompet berisi uang, beberapa pakaian, televisi, telepon geggam, serta dua sepedamotor berikut surat-surat kendaraannya.
Informasi dihimpun wartawan, terbongkarnya kasus tersebut bermula saat Adinata (62), warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Kebun Lada Kecamatan Binjai Utara, tidak lain korban pencurian komplotan tersebut, berinisiatif menghubungi nomor telepon seluler miliknya yang hilang.
Tanpa diduga korban, nomor tujuannya itu justru tersambung. Hal itulah yang kemudian dimanfaatkan korban untuk memancing pihak pemegang telepon seluler melalui pesan eletronik, agar bertemu dengan alasan membayarkan cicilan kredit alat elektronik miliknya sebesar satu juta rupiah.
Beruntung upaya korban membuahkan hasil. Sebab pihak pemegang telepon seluler curian milik korban, yakni Hendrik, tidak lain salah satu tersangka, justru bisa terpancing. Tanpa menaruh curiga, pria itu bahkan bersedia bertemu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Raden Mas Djoelham Kota Binjai.

Tidak lama setelah Hendrik tiba di lokasi dengan mengendarai sepedamotor honda beat, korban yang memang telah menunggu di tempat itu bersama beberapa kerabatnya, lantas dengan sigap menangkap tersangka. Bahkan tersangka sempat dihakimi warga sekitar, karena berupaya melawan dan melarikan diri.

Beruntung tidak lama setelah kegaduhan itu, polisi tiba di lokasi. Dengan kondisi tubuh babak belur, tersangka lantas diamankan polisi menuju Markas Kepolisian Resor Binjai.

Namun tidak hanya sampai di situ. Sebab setelah Hendrik diamankan dan dimintai keterangannya, polisi pun mengetahui jika aksi pencurian tersebut tidak dilakukannya sendiri. Tetapi justru bersama tiga rekannya yang lain, yakni Doni Ferian, Jamaludin, dan Hendra Yudi.
Menindaklanjuti keterangan Hendrik tersebut, alhasil polisi pun sukses menangkap dua rekannya yang lain, yakni tersangka Jamaludin, dan Hendra Yudi, saat keduanya berada di rumah persembunyian mereka di Dusun XII Gang Bakti Desa Perkebunan Tanjung Jati Kabupaten Langkat. Di lokasi itu, polisi juga turut menyita barang-barang hasil curian para tersangka.
Bahkan tidak lama setelah operasi penangkapan kedua itu, polisi juga sukses meringkus tersangka Doni Ferian, selaku otak kejahatan. Dia ditangkap saat berada sebuah warung kopi tidak jauh dari kediamannya.
Kepala Uni I Bidang Pidana Umum Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Binjai, Inspektur Satu Rudi Lapian, dalam keterangannya kepada wartawan, mengaku masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka.

“Keempat tersangka ini dicurigai merupakan komplotan pencurian dan penjambret, yang kerap beraski di sejumlah kawasan pemukiman di Kota Binjai. Namun hal itu tentunya masih kita dalami lagi,” tandas Rudi




Sebaliknya, dia turut menghimbau masyarakat, yang merasa pernah menjadi korban pencurian maupun aksi penjambretan agar datang melapor ke Markas Kepolisian Resor Binjai, guna mencocokan barang bukti hasil sitaan dari para tersangka.(Ardi)

Baca Berita Serupa di Berita Kriminal




 




Leave a Reply

Your email address will not be published.