Senyum Mono

Senyum Mono

Oleh Junianti Hutabarat DIA begitu hening. Seumur-umur, walau langit akan robek, tak akan kau dengar gelak tawanya. Bahkan makian yang memekakkan takkan pernah terdengar dari mulutnya. Bila hatinya senang, dia cukup tersenyum dan menangis bila hatinya sedih. Ia akan menyentuh lawan bicaranya bila ia memerlukan sesuatu. Namanya Mono. Aku sudah sering bertemu dengannya. Tapi aku […]