MenKomInfo Rudiantara Nyatakan Perang di Dunia Maya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Jakarta, Jelasberita.com | Seperti yang kita ketahui dunia maya bukanlah barang baru lagi saat ini di Indonesia karena hampir semua orang sudah mengetahui dan menggunakan dunia maya untuk mencari informasi dan dengan kemudahan dari internet.
Dimana ada Google anda bisa mencari apapun yang anda inginkan untuk anda ketahui hal ini juga yang membuat para pelaku dunia maya memberikan informasi yang tidak benar.
Selain raksasa mesin pencari ini, ramai juga media-media online tanpa teregulasi memberikan informasi HOAX kepada masyarakat, sehingga pemerintah mengambil tindakan untuk memblokir lebih dari 700.000 situs yang ada di Indonesia, dan saat ini ada penambahan 11 situs yang cukup dikenal di masyarakat yang memberikan berita-berita yang menurut beliau berisi konten konten yang melanggar sehingga harus diblokir.
Menurut Bapak menteri semuanya sudah sesuai dengan koridor regulasi, ”bagi kami tidak melihat bungkusnya tapi kontennya bungkusnya” apapun selama konten yang bertentangan dengan regulasi akan diatur regulasi juga situs-situs tersebut diblokir menurutnya karena mengandung konten negatif serta memberikan ajaran kebencian, fitnah, provokasi, Sara, sehingga menghina simbol negara.
Bagi Anda yang memiliki situs lebih baik yang netral antara saja sehingga ketika anda memberitakan hal yang baik seperti jelas berita saat Sampai dengan saat ini kita masih memberikan konten yang baik.
Jika anda merupakan pembaca berita, yang senang menyebarkan berita di sosial media seperti facebook, twitter, instagram, dll. Lebih baik memilah-milah berita yang anda dapat sebelum dibaca.
Situs-situs tersebut yang cukup familiar dan di blokir oleh kemenkominfo adalah:
1. voa-islam.com
2. nahimunkar.com
3. kiblat.net
4. bisyarah.com
5. dakwahtangerang.com
6. islampos.com
7. suaranews.com
8. izzamedia.com
9. gensyiah.com
10. muqawamah.com
11. abuzubair.net
Seperti yang kita ketahui bahwa pemerintah saat ini sedang gencar untuk berperang melawan berita hoax saat ini Pemerintah sudah bekerjasama dengan Facebook Tengah menyiapkan tim atau relawan untuk memantau setiap konten yang tersebar di dunia maya.




Leave a Reply

Your email address will not be published.